Monthly Archives: Agustus 2010

Indonesia Perokok Terbesar Ke-3 Dunia

Kebiasaan merokok di Indonesia tercatat 400 ribu orang meninggal per tahun.

VIVAnews – Indonesia masih menempati juara ketiga dunia dalam hal merokok. Ketua Harian Komnas Pengendalian Tembakau Mia Hanafiah mengatakan, posisi Indonesia masih ditingkat teratas karena pertumbuhan konsumsi rokok di kalangan generasi muda Indonesia adalah yang tercepat di dunia.

Seorang perempuan terlihat sedang menghisap sebatang rokok

Seorang perempuan terlihat sedang menghisap sebatang rokok

“Saya melansir dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut bahwa jumlah perokok di Indonesia adalah yang terbesar ketiga,” kata Mia dalam sambutan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Tugu Proklamasi, Sabtu 21 Agustus 2010.

Mengutip WHO, kata Mia, bahwa akibat kebiasaan merokok di Indonesia tercatat 400 ribu orang meninggal per tahun.

Mia mengatakan, rokok menjadi sangat berbahaya karena rokok adalah produk dari tembakau yang mengandung zat berbahaya dan adiktif, berisi kurang lebih 4000 bahan kimia, dan 69 diantaranya bersifat karsinogenik (memicu kanker). Zat-zat berbahaya itu antara lain seperti tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin dan nitrosiamin.

Untuk itu dalam acara peringatan HUT RI ke 65 ini, Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) meminta agar pemerintah segera mengatur peredaran dan penggunaan rokok. “Ini mengacu pada UD 1945 pasal 28H ayat I yang menyebut setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin. Sehingga paling tidak pemerintah perlu segera mengeluarkan undang-undang atau peraturan untuk mengatur peredaran tembakau ini,” kata dia.

Bahaya Rokok (Gambar)

Seringkali gambar berbicara lebih banyak dari kata-kata. Kali ini, mereka berbicara tentang Rokok. Mari kita dengarkan bersama-sama.

Gambaran apa yang terjadi pada tubuh seorang perokok

lagi….

Zat-zat beracun dalam sebatang rokok

karena itu…..

salam untuk ayah…

Daddy, stop smoking...

dan juga untuk ibu….

Franky Sahilatua Kena Kanker karena Pola Hidup

Franky Sahilatua

Franky Sahilatua kena kanker karena Pola Hidup

JAKARTA – Franky Sahilatua menderita kanker tulang sumsum belakang. Kata sahabat Franky, Glenn Fredly , penyakit itu datang menyerang gara-gara pola hidup Franky.

“Itu karena pola hidup dia. Apalagi dia perokok. Pola tidur yang tidak teratur benar-benar membuat dia drop kali ini,” ujar Glenn yang ditemui di acara penggalangan dana untuk Franky, di Bengkel Cafe, Jakarta, Kamis (12/8/2010) malam.

Glenn satu bulan yang lalu masih bertemu Franky. Dia melihat perut Franky sebelah kanan bengkak. “Waktu itu, saya suruh dia istirahat karena penyakitnya belum bisa dideteksi. Setelah dideteksi, ternyata kanker sumsum tulang belakang,” terang Glenn.

Walau sedang tergolek sakit, Franky masih sempat menasehati mantan suami Dewi Sandra itu untuk menjaga kesehatan.

“Dia memberikan energi yang luar biasa. Dia bilang kepada saya untuk menjaga kesehatan. Saya langsung terpukul dengan kata-kata itu. Buat saya, sosok beliau masih sangat dibutuhkan,” kata Glenn.

Dibutuhkan biaya Rp200 juta lebih untuk melakukan operasi terhadap Franky. Operasi tahap pertama sudah dilakukan dan masih tersisa 50 benjolan lagi di tulang belakangnya.

Gaya hidup merokok selain boros juga menyengsarakan diri sendiri dan orang lain. Jika anda adalah perokok, berhentilah sekarang sebelum terlambat.