Kena Asap Rokok Saat Hamil Bikin Bayi Mati Mendadak



London, Ibu yang merokok atau sering terkena paparan asap rokok selama hamil bisa menyebabkan tekanan darah bayinya menjadi abnormal. Tekanan darah abnormal menjadi penyebab kematian bayi mendadak.

Tim peneliti dari Sweden’s Karolinksa Institute menemukan paparan asap rokok selama hamil bisa menyebabkan tekanan darah bayi menjadi abnormal bahkan hingga anak tersebut dewasa nanti.

Tekanan darah yang abnormal membuat jantung harus memompa lebih cepat dan lebih keras. Studi menunjukkan kerusakan pada sirkulasi ini dapat menjadi faktor risiko pada sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Dr Gary Cohen dan tim menganalisis 36 bayi yang baru lahir, 17 diantaranya lahir dari ibu yang merokok selama hamil. Saat bayi yang sering terpapar asap rokok tersebut diperiksa, menunjukkan adanya ketidaknormalan pada denyut jantung dan tekanan darahnya. Keadaan ini semakin memburuk sepanjang tahun pertama kehidupannya.

“Biasanya ketika seseorang berdiri detak jantung meningkat dan pembuluh darah menegang. Pada bayi dari ibu yang merokok, masalah tersebut terus menerus terjadi mulai dari lahir hingga 1 tahun pertama dan menjadi semakin buruk dari waktu ke waktu,” ujar Dr Cohen, seperti dikutip dari BBCNews, Rabu (27/1/2010).

Dr Cohen menambahkan selama beberapa waktu orang sudah mengetahui adanya pengaruh kardiovaskular pada kasus kematian bayi mendadak. Dan ini kemungkinan bisa menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Terpapar asap rokok sejak awal kehidupan membuat mekanisme kontrol tekanan darahnya terganggu.

“Pengaruhnya bukan hanya pada pernapasan bayi tapi juga kontrol dari tekanan darah dan denyut jantungnya,” ujar Dr Cohen.

“Hasil penelitian ini sangat masuk akal. Kematian bayi mendadak bisa dihindari dengan tidak membiarkan ada asap rokok di dalam ruangan yang sama dengan bayi. Selain itu sepertiga kematian bayi mendadak bisa dihindari jika ibunya tidak merokok selama hamil,” ujar Prof George Haycock, penasehat dari Foundation for the Study of Infant Deaths (FSID). (Detik.com).

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • Elanique Dajju  On 8 Februari 2010 at 12:14 pm

    maaf buat si penulis..
    tapi perokok cenderung egois..
    seperti yang ada di tulisan saya ini..
    http://eleganiquedajju.wordpress.com/2010/02/08/egiosme-seorang-perokok/

  • milimeterst  On 9 Februari 2010 at 9:10 am

    Coba deh… resep hidup sehat di GO GREEN FOR LIVING http://www.sbsymphony.org/

  • bidansmart  On 9 Februari 2010 at 10:53 am

    Perilaku merokok merupakan masalah yang sudah mengakar dan mendarah daging….sama seperti kecanduan narkoba, para pecandu tak peduli lagi akan bahaya yang mengancam..jika mereka udah punya mau untuk merokok, maka apapun kondisi….merokokpun tetap jadi…ya korbanlah orang2 disekitarnya, sebagai perokok pasif termasuk ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

    Walaupun pemerintah telah mengeluarkan PP tentang larangan merokok, serta bertebarannya pamlet, brosur, iklan, etc tentang bahaya rokok, hal ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan akan penurunan konsumsi rokok…

    Jika pabrik rokok ditutup, maka fenomena besar pun menghadang, dengan PHK besar2ran para karyawan pabrik, angka pengangguran meningkat, stabilitas ekonomi terganggu….adakah solusi lain…

    Sebenarnya mungkin bisa saja terjadi, tapi menjadikan ribuan orang punya satu suara untuk membasmi rokok di dunia ini bukanlah hal mudah…

    Ada yang punya ide jenius untuk masalah ini????

    http://bidansmart.wordpress.com

  • plentiswae  On 9 Februari 2010 at 12:16 pm

    setujuu, it’s very danger and killer machine ^_^

Trackbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: